Play Streaming Now!!
hot news
taman jurug

Peserta BPJS Dapat Diskon 50% Saat Masuk TSTJ

Posted : Sabtu, 10 Juni 2017 08:28 /     /   no komentar

SoloposFM–Diskon 50% saat membeli tiket masuk Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) diberikan kepada warga peserta program Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan maupun Ketenagakerjaan.

Kebijakan terbaru manajemen TSTJ atau Solo Zoo itu diluncurkan bersamaan dengan agenda Gebyar Budaya Ramadan Bersama Satwa di halaman depan TSTJ, Jumat (9/6/2017). Kegiatan Gebyar Budaya Ramadan Bersama Satwa diselenggarakan TSTJ bekerja sama dengan Dompet Dhuafa dan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan.

Beberapa acara yang dilakukan hari itu antara lain pelatihan kader sehat bagi karyawan TSTJ. Ada pula lomba foto berburu satwa yang terbuka untuk umum.

Dalam aksi layanan sehat, panitia diagendakan memeriksa 200-an duafa seperti marbot, guru mengaji, serta takmir secara gratis. Mereka menyiapkan 50 kacamata gratis untuk dibagikan.

Direktur Utama (Dirut) TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, mengatakan sudah meneken memorandum of understanding (MoU) dengan BPJS. Setelah launching, masyarakat peserta BPJS bisa langsung memanfaatkan diskon menarik tersebut.

“Silakan langsung akses mulai Sabtu [10/6/2017],” ujarnya saat, seperti dilansir oleh Solopos.com (10/6/2017).

Terkait kegiatan bersama Dompet Dhuafa, ia mengatakan kegiatan ini sebagai tindak lanjut kerja sama sebelumnya di mana pernah ada pemeriksaan mata dan pembagian kaca mata gratis. Ia berharap semua pihak mendapat berkah dengan kegiatan pada Ramadan tersebut.

”Acara Gebyar Budaya Ramadan Bersama Satwa kali ini akan dimeriahkan dengan tablig akbar dilanjut buka puasa bersama masyarakat, khususnya Jebres dan Pucangsawit. Jemaah diagendakan melaksanakan Salat Isa dan Tarawih di lokasi. Setelah itu ada pementasan ketoprak Pustaka Budaya dengan lakon Dakwah Sunan Kali Jaga. Kemudian ada pentas wayang kulit bertajuk Wayang Tauhid,” tutur dia.

Corporate Secretary Dompet Dhuafa, Salman Al Farisi, mengatakan kegiatan itu diselenggarakan dengan maksud mengisi Ramadan dengan kegiatan positif melibatkan masyarakat. Mereka mengusung tema Warna-warni Kemeriahan Dakwah Ramadan dalam Balutan Kebudayaan.

“Kenapa di Solo Zoo, karena di sini tempat kumpul makhluk-makhluk Allah. Di sini simbol makhluk Tuhan saling memberi perhatian dan manfaat,” kata dia.

Sementara itu, Dirut Dompet Dhuafa Filantropi, Imam Rulyawan, mengatakan acara ketoprak dan wayangan adalah model dakwah dengan pendekatan budaya. Ia berharap masyarakat memahami dan menyadari ajaran berbagi yang dicontohkan Sunan Kali Jaga.

“Dalam budaya Jawa ada sesajen, dalam konteks Islam itu jadi sedekah. Dakwah lewat budaya melalui wayang, ketoprak, tembang kami harapkan mampu memberi kesadaran agar umat bisa mengentaskan kemiskinan,” paparnya, Jumat.

 

[Dhi Ajeng Ayu Putri]