Play Streaming Now!!
hot news

SMS WARGA: Dari Rumah Jebol Sampai PSK Pasar Bunder

Posted : Senin, 3 Oktober 2016 15:33 /     /   no komentar

SoloposFM–Cuaca ekstrim kembali melanda Solo Raya, Sabtu (1/10/2016) dan Minggu (2/10/2016). Hujan deras disertai angin kencang membuat air meluber kemana-mana. Di sejumlah tempat bahkan air membuat jalan terendam tinggi, misalnya di viaduct Gilingan.

Warga pun kembali harus merasakan dampak hujan deras. Bahkan tak sedikit rumah warga yang terendam banjir.Seperti yang disampaikan seorang warga bernama Muji, “Di perumahan Permata Indah di Banoroto, satu rumah jebol akibat tak dapat menahan derasnya air hujan,” katanya.

Sementara keluhan lalu lintas juga disampaikan warga Sedahromo Kidul, Kartasura , Antok “Dengan masih adanya traffic light mati gara-gara tidak ada listrik PLN/ perlu di pikirkan pihak Pemda untuk menyediakan emergensi, misal solar sel. Jadi traffic light selalu kondisi normal dan lalulintas akan tetap lancar.” Informasi Antok ini ditanggapi langsung oelh Kepala Bidang Lalu Lintas Dishubkominfo Solo, Sri Baskoro. Menurut Baskoro, kota Solo telah memiliki traffic light dengan solar cell di kawasan Nusukan. Namun system ini memiliki beberapa kelemahan, sehingga belum semua traffic light menggunakan solar cell.

Keluhan lainnya adalah terkait jalan rusak yang disampaikan Hary, warga Mondokan, “Tolong kepada pihak terkait di atas jembatan tepatnya di jalan Mongisidi ada lubang sangat dalam dan penerangan jalan sudah 1 minggu tidak menyala. Mohon segera diperbaiki.” Keluhan Hary ini telah diteruskan redaksi Solopos FM ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Solo dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP).

Sementara di Sragen, warga melaporkan mengenai keberadaan Pekerja Seks Komersial (PSK). Gatot di Sragen mengatakan, “Tolong Satpol PP dan pihak terkait merazia PSK yang kalau malam hari mangkal di pasar Bunder, Sragen. Keberadaan PSK itu sudah meresahkan warga sekitarnya.” Keluhan ini juga telah diteruskan redaksi Solopos FM ke ke Satpol PP Sragen untuk ditindaklanjuti.

Bagi pendengar yang ingin menyampaikan keluhan atau masukan terkait layanan publik, bisa disampaikan melalui WA/SMS 081 226 103 103, maupun melalui FB SoloposFM Solo Full dan Twitter @soloposfm. [Dita Primera]